10 Mobil buatan Indonesia dengan Sistem Motor Listrik

10 Mobil buatan Indonesia dengan Sistem Motor Listrik – Update hari ini masih tentang Otomotif, kali ini akan dibahas tentang 10 Mobil buatan Indonesia dengan Sistem Motor Listrik. Kendaraan listrik adalah kendaraan yang menggunakan satu atau lebih motor listrik atau motor traksi sebagai tenaga penggeraknya. Ada 3 macam kendaraan listrik yang sekarang ada di pasaran, yaitu mobil listrik yang mendapatkan tenaga dari stasiun pengisian luar, mobil listrik yang mendapatkan tenaga dari listrik yang disimpan yang tenaga awalnya dari sumber luar, dan mobil listrik yang mendapatkan tenaga listriknya dari generator listrik, misalnya mesin pembakaran dalam (disebut juga kendaraan listrik hibrida), atau sel hidrogen.

10 Mobil buatan Indonesia dengan Sistem Motor Listrik

10 Mobil buatan Indonesia dengan Sistem Motor Listrik

Kendaraan listrik mencakup mobil listrik, kereta listrik, truk listrik, pesawat listrik, perahu listrik, skuter dan sepeda motor listrik, dan pesawat luar angkasa listrik.

1. Mobil listrik Gendhis

Berbeda dengan mobil Jepang, Eropa dan Amerika yang menempati lokasi utama gelaran IIMS. Mobil nasional kali ini tetap harus rela tampil di belakang area pameran. Meski menempati lokasi semi permanen Hall B, di gelaran IIMS, mobil listrik kreasi Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan timnya Pandawa Putra Petir ikutan mejeng. Mobil yang pernah menjadi kendaraan KTT APEC ini merupakan mobil ramah lingkungan yang terdiri dari mobil biodiesel dan listrik.

Gendhis adalah minibus yang digadang-gadang mengadopsi bentuk Toyota Alphard. Atau tepatnya lebih mirip Alphard yang dimodifikasi. Bahkan foglamp sepertinya mereplikasi kepunyaan Hyundai Grand Avega. Mobil yang awalnya didesain untuk tujuh penumpang, pada kenyataannya menyediakan kursi 6 penumpang. Pastinya Gendhis memiliki akses keluar masuk penumpang belakang dengan pintu model sliding door.

2. Mobil listrik Tucuxi

Mobil listrik kedua milik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bernama Tucuxi sekelas Ferrari diyakini tetap dapat bersaing dengan produk luar negeri. Bahkan Dahlan optimis Indonesia nantinya dapat bersaing dengan negara Jepang dan Amerika.

“Kalau kita masuk industri bensin apa mungkin bisa bersaing dengan luar negeri?. Tapi kalau masuk mobil listrik bisa bersaing karena sama-sama berangkat. Ibarat kita marathon, kemungkinan ada kesempatan kita untuk menang,” ujar Dahlan disela-sela test drive di Istora Senayan, Jakarta.

Mobil yang menghabiskan dana hingga Rp 3 miliar ini dirancang oleh Danet Suryatama, lulusan ITS yang memiliki perusahaan Electrikcar di Amerika. Namun, untuk membuat bodi mobil, dikerjakan oleh rumah modifikasi Kupu-kupu Malam di Yogyakarta.

3. Mobil listrik Selo

Mobil listrik terbaru Indonesia bernama Selo, berhasil memikat pengunjung Konferensi Tingkat Tinggi APEC. Mobil karya Ricky Elson dan tim ‘Kupu-Kupu Malam’ ini memang dipersiapkan untuk ajang tersebut dan untuk pembuatan mobil ini jauh lebih murah dari Tucuxi, yakni Rp 200 juta.

Dengan desain sporty dan head lamp tajam membuat tampilannya sangat menarik. Di pintu kanan dan kiri mobil ini itu terdapat logo APEC Indonesia 2013 dan tulisan mencolok ‘Mobil Listrik Indonesia’ persembahan ‘Kupu-Kupu Malam’ sebutan bengkel Auto Fashion and Auto Custom, 100 persen pengrajin mobil Jogja dan para pioner mobil listrik Indonesia.

Selo juga merupakan inisiasi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, kemudian Ricky dan tim mewujudkan ide tersebut sebagai pengganti Tucuxi yang mengalami kecelakaan. Secara tampilan mobil sport listrik ini lebih mentereng dan mirip Lamborghini. Mobil listrik sport Indonesia ini dibekali dengan motor 135 kw dan mampu menghasilkan peforma 180 tenaga kuda. Dengan kemampuan ini, Selo bisa melaju hingga 220 km/h.

4. Mobil hybird LIPI

Teknologi Mobil hybrid adalah solusi menghemat BBM dan mengatasi pencemaran lingkungan. Cara kerja mesin listrik dengan prinsip regenerative (isi ulang/ recharging saat kendaraan sedang beroperasi) pada mesin hybrid, berbeda dengan mobil tenaga listrik yang tidak bisa mengisi ulang listriknya.

Ketika listrik yang dihasilkan baterai akan habis, secara otomatis Baterai/aki di-charge secara khusus dengan menggunakan BBM yang ada sehingga pengemudi tidak perlu menunggu proses pengisian baterai karena mobil masih bisa dipakai.

Mobil hibrid besutan LIPI ini menampilkan perpaduan teknologi kendaraan listrik dengan teknologi kendaraan hybrid seri. Kendaraan roda empat ini menggunakan energi listrik jala-jala sebagai sumber energi utama dan generator yang digerakkan oleh motor bakar sebagai sumber energi cadangan.

Spesifikasi kendaraan hybrid LIPI menggunakan tipe motor 3-Phase Induction Motor. Nominal voltase 72 VAC, Peak Power 43 HP dengan kecepatan maksimal 7.500 rpm. Mobil ini memiliki controller 72V/550A, paket baterai SLA-Deep Cycle, 72V/235Ah @6V/235Ah dengan Charger 72V/25A dan Engine 160 cc/Gasoline. Kendaraan dengan performa kecepatan hingga 70 KM/jam ini memiliki Generator 1-Phase AC 2.2kVA.

5. Mobil listrik E&C, ITS Surabaya

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, berhasil merakit mobil listrik yang dinamai E&C. Kendaraan berkapasitas empat penumpang ini dibangun dengan konsep Battery Management System (BMS).

Mobil ini dilengkapi head lamp yang berfungsi sebagai lampu utama, lampu sein, lampu kota, dan lampu kabut. “Semua komponen disesuaikan dengan tujuan konsumsi listrik relatif lebih sedikit dari mobil lain pada umumnya,” jelas dosen pembimbing Fakultas Teknik Listrik ITS, Muhammad Nur Yuniarto. Mobil ini juga dilengkapi back lamp atau trail lamp dengan menggunakan led agar konsumsi energi listrik relatif lebih rendah dari bohlam biasa. “Kaca custom, buatan sendiri.”

6. Mobil listrik Evina

Evina adalah sebuah mobil listrik buatan Indonesia yang drancang oleh Dasep Ahmadi. Evina merupakan singkatan dari Electric Vehicle Indonesia. Mobil listrik ini diberi nama oleh direktur PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yaitu Nur Pamudji. Karena pihak Ahmadi melalui PT Sarimas Ahmadi Pratama menggandeng PLN dalam pengembangan mobil listrik ini. Di sini PLN berperan sebagai penyedia infrastruktur bagi mobil listrik.

Evina mampu dipacu hingga mencapai kecepatan maksimum 120 km/jam. Mobil ini direncanakan dipakai pada konferensi APEC ke-12 di Bali. Hal tersebut disampaikan oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Hatta Rajasa sendiri telah melakukan test drive terhadap evina dan menyebut mobil tersebut telah sempurna dan siap untuk dipergunakan.

Untuk tahap awal, pihak pabrikannya memproduksi sekitar 1.000 sampai 2.000 unit mobil. Demi kelancaran produksi massal mobil listrik, pemerintah Indonesia sendiri telah memberikan isentif terhadap bea masuk komponen-komponen impor yang dipergunakan untuk mobil listrik.

7. Mobil listrik Elvi Ravi

Mobil listrik ini diproduksi oleh PT Great Asia yang menjadi unit usaha dari PT Bukit Jaya Abadi. PT Bukit Jaya Abadi adalah perusahaan pemasok dan penyedia mesin diesel dan struktur besi yang berkantor di Surabaya. Ravi Desai dari Surabaya hadir dengan kendaraan angkutan dan keluarga berjuluk Elvi Ravi. Mobil listrik dengan kapasitas penumpang 6 orang ini rencananya akan diproduksi oleh PT Great Asia Link di Kedung Anyar, Gresik.

“Mobil ini serbaguna, bisa buat mobil keluarga dan angkot. Harganya sekitar Rp 100 juta. Sekarang sudah dalam tahap prototype dan sedang diuji coba,” papar Dewa Yuniardi dari asosiasi mobil nasional Asia Nusa yang mewakili pihak pabrikan Elvi Ravi.

8. Mobil listrik Pindad Piev

PT Pindad membuktikan kalau mereka tidak hanya bisa memproduksi kendaraan dan senjata untuk militer. Pindad juga bisa memproduksi mobil listrik. Mobil listrik Pindad menggunakan 2 pintu dan hanya bisa muat 2 penumpang. Mobil listrik buatan Pindad yang dijuluki PIEV (singkatan dari Pindad Electric Vehicle).

“Kita juga ingin berinovasi lewat mobil listrik. Kalau bukan sekarang ya kapan lagi. Ini produk mobil listrik pertama Pindad. Memang masih belum sempurna karena kami mengutamakan pada kinerja motor listrik, baterai, dan sistem kelistrikan lainnya,” kata Product Development Pindad khusus kendaraan tempur, Sena Maulana.

9. SKEV-1

Pameran yang pernah digelar bersamaan dengan Hari Teknologi Nasional pada 10 Agustus di Puspitek Serpong ini, salah satunya menampilkan mobil sport listrik SKEV-1 (Signal Kustom Electric Vehicle 1) yang dibuat oleh anak bangsa. Kendaraan sport listrik ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didukung oleh Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.

Kehadiran SKEV-1 merupakan perwakilan salah satu karya teknologi bangsa Indonesia di mana karya ini bisa disejajarkan dengan teknologi buatan bangsa lain. SKEV-1 diharapkan bisa memacu inovasi dan kreatifitas anak bangsa lainnya untuk menjadi pionir teknologi. Saat Media Indonesia menyoal banyaknya perangkat audio berdaya besar yang diusung SKEV-1, Andre Mulyadi dari Signal Kustom Bandung, menjelaskan bahwa SKEV-1 awalnya diciptakan untuk ikut ajang kontes modifikasi Autoblackthrough 2010. Oleh karena itu, kendaraan tersebut dibuat seatraktif mungkin lewat kehadiran 4 buah Subwoofer 10 inci, 4 speaker 6 inci berikut tweeter-nya dan 3 unit power plus 7 layar LCD touchscreen yang seluruhnya dipasok oleh PT Multi Mayaka dengan produk Alpine.

10. SV-1

Mobil tanpa atap ini sebenarnya adalah mobil buatan produsen mobil Jepang yakni Nissan Cefiro. Di tangan modifikator Signal Kustom Built itu, mobil yang wujud aslinya sedan itu dilucuti mesin bensin dan diganti dengan 1 motor listrik untuk menggerakan roda belakang.

“Yang saya gunakan hanya gearbox Nissa Cefiro-nya saja. Lainnya saya tidak gunakan,” ujar Andre beberapa waktu lalu. Tampilan luar mobil yang dinamai SV-1 ini terilhami dari mobil konsep Peugeot EX1 yang merupakan salah satu mobil listrik tercepat di dunia. Sementara motor listriknya menggunakan motor listrik Advance DC series 144V/500A.

Motor tersebut dikawinkan dengan 45 baterai lithium ion yang masing-masing memiliki 3,8 volt. Motor listriknya bisa melontarkan tenaga sebesar 100 Hp dan torsi sebesar 146,43 Nm. Berkat teknologi itu, mobil tersebut diklaim bisa mencapai kecepatan maksimal 150 Km/jam dengan 6-8 jam pengisian.

Demikianlah informasi singkat tentang 10 Mobil buatan Indonesia dengan Sistem Motor Listrik, semoga bermanfaat. [bt]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *