Jenis Jenis sakit Kepala yang sering dialami secara Umum

Jenis Jenis sakit Kepala yang sering dialami secara Umum -Jika sebelumnya admin Baca Bagus sudah berbagi tentang Penyebab Sakit Kepala yang sering terjadi secara Umum, kali ini admin aka berbagi Jenis Jenis sakit Kepala yang sering dialami secara Umum.

Jenis Jenis sakit Kepala yang sering dialami secara Umum

Jenis Jenis sakit Kepala yang sering dialami secara Umum

Ada dua tipe sakit kepala: primer dan sekunder. Sakit kepala primer tidak disebabkan oleh suatu penyakit; sedangkan yang sekunder dibedakan menjadi dua yaitu sakit kepala ringan dan berat. Adapun sakit kepala ringan dapat disebabkan oleh infeksi virus di rongga hidung, kurang tidur, penghentian konsumsi kafein atau pengobatan tertentu. Sementara sakit kepala berat dapat disebabkan oleh kanker otak, meningitis, encephalitis, pendarahan bagian dalam sub-arachnoid.

Jenis sakit kepala primer umumnya dikenal sebagai sakit kepala stress dipicu oleh rasa khawatir/takut. Rasa sakitnya terasa mulai dari bagian belakang kepala hingga leher bagian atas, seolah-olah disekeliling kepala hingga alis diikat erat oleh topi yang kekecilan. Hampir setiap orang mengalami sakit kepala tensi; untuk mengatasinya cukup dengan intake aspirin, paracetamol, atau obat-obatan non-steroidal anti-inflammatory.

Makanan ternyata hingga saat ini banyak dilaporkan sebagai penyebab. reaksi yang mendasari adalah reaksi alergi dan intoleransi makanan. Kandungan zat seperti ikan laut, coklat, tyramin, dopamin, kafein, atau zat nitrat yang banyak terdapat pada daging sapi olahan, ham, sosis, pada orang yang peka memang bisa langsung mengganggu fungsi pembuluh darah kepala atau leher. Pasalnya, beberapa puluh menit setelah makanan masuk ke dalam perut, terjadilah penyempitan pembuluh darah. Rasa pusing pada ibu tadi timbul akibat mengembangnya kembali pembuluh tersebut.

Sayang, penyebabnya masih belum diketahui dengan pasti. Namun, banyak peneliti berpendapat, zat-zat kimia pada pembuluh darah yang diproduksi oleh tubuh menjadi biang keladinya. Gangguan suplai darah ke otak yang mengakibatkan perubahan ukuran pembuluh darah mana saja memang dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala. Pusing karena makanan pada umumnya hanya terasa pada satu sisi, entah berdenyut atau berat sebelah.

Kejadian seperti ini ternyata tidak sama dengan alergi terhadap makanan atau zat tertentu. Kalau pusing karena makanan atau minuman disebabkan oleh pengaruh zat asam amino terhadap pembuluh darah atau saraf, maka pusing karena alergi terhadap makanan (seperti telur, udang, dan lain-lain) berhubungan dengan protein yang terkandung di dalamnya.

Sementara, gangguan alergi adalah gangguan pada sistem ketahanan tubuh, bukan pada pembuluh darah atau saraf. Gejala alergi pada makanan umumnya memunculkan reaksi seperti sesak napas, gatal, atau pembengkakan kulit, bahkan ada kalanya penderita pingsan.

Pusing setelah makan di restoran mungkin bisa disamakan dengan pusing saat mencium bau atau terkena cahaya tertentu. Di sini, sistem sensori orang yang peka lebih tinggi daripada orang yang kurang peka. Cara pencegahannya sederhana saja. Hindari makanan yang bisa menyebabkan sakit kepala tadi.

Lihat juga Fakta Menarik tentang Sakit Kepala

Sakit kepala sebenarnya merupakan akibat dan rangsangan bangunan di kepala dan leher yang peka terhadap nyeri, entah itu kulit, otot jaringan penunjang tengkorak, pembuluh darah, atau bangunan-bangunan yang terdapat dalam rongga tengkorak.   Penyebab sakit kepala selain karena faktor intrakranial, bisa juga karena faktor ekstrakranial séperti gangguan pada mata, THT, gigi, tulang leher, atau tumor. Bisa pula karena faktor psikis: banyak pikiran, cemas, atau kurang tidur.

Ragam sakit kepala pun bermacam-macam, namun yang acapkali menjadi bahan pembicaraan orang adalah migrain, sakit kepala menekan, dan vertigo.

Migrain adalah bentuk sakit kepala yang dimulai pada satu sisi dan menetap, berdenyut disertai mual dan terasa lebih berat pada posisi membungkuk. Frekuensi serangan bisa setiap minggu, bisa setiap bulan. Bentuk spesifik didahului penglihatan berkunang-kunang, di tengah bidang pandang muncul bintik-bintik terang benderang. Beberapa saat kemudian bintik menjadi sebesar telur menyebar ke samping kiri dan tampak kabur atau gelap d tengahnya, di kelilingi cahaya terang. Setelah 5 menit, secara perlahan bayangan memudar. Pada saat itu rasa nyeri pada sebelah kepaa mulai datang, berdenyut-denyut disertai rasa mual.

Hampir semua pusing migrain berhubungan dengan pembuluh darah kepala dan leher. Pencetusnya bisa karena perubahan hormon saat masa haid atau saat pemakaian pil KB. Bisa juga karena perubahan temperatur yang mendadak, psikis, makanan, atau obat yang merangsang. Obat yang diberikan biasanya bersifat mengerutkan pembuluh yang akan menghilangkan rasa sakit. Namun, pemberian obat harus hati-hati kalau penderita mengidap tekanan darah tinggi, angina pectoris (nyeri dada kiri), atau sudah mengalami pengerasan pembuluh darah. Umumnya, pada saat serangan migrain berakhir, penderita merasa lemas dan nyeri otot, tapi adakalanya merasa gembira sekali.

Pada sakit kepala menekan, gejala umumnya ditandai dengan kepala terasa ditekan atau terikat, tegang menyeluruh pada kedua sisi kepala seperti pada dahi, pelipis, daerah belakang kepaa atau leher. Orang yang sering terserang sakit kepala menekan ini, dianjurkan untuk tidak minum obat penghilang rasa sakit lebih dari 5— 10 kali dalam sebulan. Sebaiknya gunakan obat sakit kepala yang hanya mempunyai satu bahan aktif seperti asam asetil salisilat, Penggunaan obat kombinasi malah dikhawatirkan bisa menyebabkan sakit kepala menjadi kronis. Selain itu, penderita dianjurkan untuk banyak melakukan jalan pagi, senam, latihan relaksasi.

Bila kepala terasa sakit, mengompres leher bagian belakang dengan handuk hangat dapat membantu meringankan penderitaan. Penderita juga dianjurkan tidak duduk terlalu lama bila melakukan perjalanan jauh dengan mobil. Usahakan beristirahat pada selang waktu tertentu. Mungkin penlu diperiksa apakah alas tidur atau bantal menjadi penyebabnya. Tentu saja apabila obat dan latihan tersebut tidak mempan, perlu konsultasi dokter agar diteliti lebih lanjut. Penelitian dengan CT—Scan dapat membantu untuk meneliti penyebab utamanya.

Penderita migrain ataupun sakit kepala menekan, dianjurkan tidak minum minuman beralkohol, makanan yang diawetkan atau dikeringkan, keju tua, kol asam, makanan beragi atau mengandung banyak nitrat (pada daging olahan), atau MSG yang gampang merangsang pembuluh darah. [bb]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *