Kapan Aku Nikah ???

Kapan aku nikah ??? – Saat sekolah menengah atas ,sama sekali ia tak trlintas dipikiran,saat kuliah ia tertututupi oleh tugas2 kuliah yang menumpuk danbharus trselasaikan,saat lulus karir menenggelamkannya dalam kesibukan.Namun ia mulai muncul dalam kerisauan brsama dgn umur yg semakin mendesak .!!

Kapan aku nikah

Kapan Aku Nikah

Menunggu dalam ketidak pastian jelas memicu gelisah. apalagi ada anggapan bahwa semakin bertambah umur, semakin sulit pula mendapatkan pasangan hidup,belum lagi ,kenyataan wanita itu tebatas,dia dipilih bukan memilih.wajar saja kegelisahan wanita akan pernikahan memang jauh lebih tinggi dibanding pria.biasanya diusia 24 tahun keatas sudah muncul keresahan plus kegalauan jika belum ada laki laki yang datang meminang .khwatir dirinya tidak laku,khawatur menikah diusia tua bahkan khawatir tdk kebagian jodoh #eh uhukk uhukk

Saudariku.  Menikah memang mampu menjaga kita dari perbuatan perbuatan yg dmurkai Allah,menikah adalah ibadah dan mampu menjadi penyempurna agama. Siapakah yg tidak ingin separuh agamanya sempurna?siapakah yang tida ingin bercanda mesra dengan pasangan yang telah dihalalkan padanya?bahkan pandangan suami istri yang penuh nafsu pun dipandang Allah dengan pandangan rahmat.#hmmhmm semangat 45 hehe

Namun…takdir yang telah tertulis tidak mampu dihapus kecuali atas kehendakNya.hingga usia tak lagi muda menjadi amat berat .pertanyaan panas pun muncul melayang bagaikan tamparan dahsyat yang masuk ketelinga tembus kehati .”kapan kamu nikah ?”.oh my God pertanyaan yang sangatt menguras pikiran yang membuatku terhempas ketika akann menjawabnya.mungkin jawabannya”aku butuh air,atau aku keselek angin”.hehehe #eh (gak fokus.ada aqua?)

“Kapan aku nikah?”Nah bila sudah begini ,akhirnya segala prasangka buruk bermunculan yang berujung pada ketidak percayaan terhadap keadilan Allah .lebih parahbeberapa akhirnya memutuskan untuk berbelok dari kebenaran islam.banya yang beranggapan bahwa hanya gaib yg menjadi jawabannya.”ada gakya doa mempercepat jodoh?” yg lebih parah malah mendatangi dukun untuk meminta pelet agar datang jodoh katanyanya sih pelet cinta#ahhayyyy wah angkat tangan deh gw.

Saudariku…menikah memang adalah monentum yang amat ditunggu tunggu kehadirannya,namun jodoh tak ada yang tau dmanakah letaknya ataupun rupanya.jodoh bersemayam ditangan Tuhan dan hadir jika berada diwaktu yg tepat .perkaranya kita menjemput jodoh tersebut dengan cara disukainya atau dilemparnya penuh murka?.

Jangan bersedih wahai saudariku,jika hari ini dirimu masih sendiri,belum tau siapa pujaan hati.karena sejatinya jodoh itu adalah ujian .ada mereka yang Allah uji dengan jodohnya cepat,ada mereka yang diuji dengan jodohnya lambat,ada mereka yang diuji dengan tidak Allah pertemukan jodohnya didunia,ada mereka yang Allah uji dengan banyak keturunan dan ada pula mereka yang Allah uji dengan tidak memiliki keturunan sama sekali.

Sejatinya ujian ini tidak hanya tentang ujian rasa yang datang menyayat hati.namun juga menjadi ujian istiqomah dalam ketaatan pada Allah.Allah tak pernah kehabisan cara untuk menyatukan yang berjodoh ,sejauh apapun jaraknya,sebesar apapun perbedaannya,dan sekuat apapun rintangannya.Allah pasti satukan mereka.sebaliknya,Allah pun tak pernah kehabisan cara untuk memisahkan mereka yang tak berjodoh,sedekat apapun jarak antara mereka,swdalam apapun mereka menjaga cinta mereka dan selama apapun hubungan yang mereka jalin.Allah pasti pisahkan mereka .Lantas apa yang perlu dirisaukan ,bila Allab sudah tetapkmengu

Setiap amalan termasuk nikah pasti pengennya yang berkualitas.setuju ya??sipp kalo pengennya asal nikah,asal laku,asal kagak perwan tua,biar gak malu ya udah start duluan yang kualitas keluarga yang dibentuk nantinya juga asal ada,asal jadi,asal asalan .naudzubillah ..tapi kalo niatnya karena Allah semata ,kemudian caranya sesuat syariat islam dengan mengharapkan ridha nya insya Allah samawa samawa !!!

Saudariku…permasalahan kita bukan hanya sekedar menikah, tapi mewujudkan pernikahan yang berkualitas dalam pandangannya. pernikahan yang barakah, pernikahan yang mengundang rahmat dan kasih sayangnya.

Saudariku ketika hati ingin menikah maka berbaik sangkalah. mungkin Allah ingin kamu belajar lagi dan mempersiapkan diri untuk menjadi istri yang baik dan taat, mungkin Allah sedang memberimu waktu dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah untuk kau ajarkan pada anak anakmu kelak atau mungkin Allah masih ingin engkau berbakti dan membahagiakan orang tuamu.

Jadikanlah kerisauan itu berubah menjadi bait-bait doa dan permohonan pada yang maha kuasa, bersabarlah dan percaya pada ketetapan akan keadilannya. Semoga kita semua bisa merasakan cinta karena Allah .Cinta yang tak memaksa harus “dia”tapi cinta pada pilihan “Dia”. [Ainun Anugrayanti]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *