Modal Pengembangan Wilayah Kawasan Asia Timur

Modal Pengembangan Wilayah Kawasan Asia Timur –  Wilayah yang terletak di bagian timur Benua Asia ini, meliputi negara Cina, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Mongolia, dan Taiwan. Sebagian besar kawasan ini beriklim subtropik. Di sepanjang pesisir benua dan kepulauan beriklim subtropik basah. Bagian tengah kawasan ini beriklim darat. Suatu hal yang sangat menarik dari wilayah Asia Timur ialah negara-negara yang berada di dalam wilayah ini sesudah Perang Dunia II berkembang menjadi negara-negara industri yang sangat maju di dunia. Berkaitan dengan bab ini, kita akan membahas Jepang yang merupakan negara termaju di Asia.

Wilayah Kawasan Asia Timur

Wilayah Kawasan Asia Timur

a. Fisiografis

Jepang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 1402 buah pulau. Dari utara ke selatan membujur Pulau Hokkaido (Yesso), Pulau Honshu (Hondo), Pulau Shikoku, dan Pulau Kyushu. Kepulauan Jepang didominasi pegunungan yang seluruhnya termasuk sirkum pasifik dengan puncaknya Gunung Fuji. Banyak di antara gunung berapi ini yang sampai sekarang masih aktif. Tanah Jepang termasuk bagian yang labil di dunia. Akibat desakan atau gerakan lempeng Samudra Pasifik yang turun terbentuk lekukan yang berupa pegunungan, seperti Gunung Ida dan Gunung Nicoi. Bagian barat terbentuklah palung (trog) Tuscarara (9.435 m). Relief yang bergunung menyebabkan sungai-sungai di Jepang pendek dengan arus yang deras sehingga dimanfaatkan untuk industri. ”The Four Roses of Japan” julukan untuk Jepang atas empat bahaya yang melanda/ terjadi di Jepang yaitu:

  • bahaya letusan gunung api
  • bahaya banjir karena gempa laut
  • bahaya gempa bumi
  • bahaya angin taifun (badai) Julukan lain untuk Jepang adalah negara Matahari Terbit dan negara Sakura.

b. Penduduk

Penduduk asli Jepang adalah suku Ainu. Penduduk yang tinggal di kota sebanyak 77%, suatu angka yang cukup tinggi. Tingkat pertumbuhan penduduk alaminya ratarata 0,3% dan merupakan angka yang paling kecil dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Asia Timur.

c. Perekonomian

Di bidang ekonomi, negara Jepang dapat menyamai negara-negara industri maju. Industri elektronik dan kendaraan bermotor dapat dikatakan sudah menguasai dunia.

Baca : Modal Pengembangan Wilayah Kawasan Asia Tenggara

Hasil industri diekspor ke seluruh bagian dunia. Faktor yang memengaruhi perekonomian Jepang, antara lain:

  • sumber daya manusia berkualitas,
  • tenaga kerja sangat menghargai waktu dan menunjang tinggi profesionalisme,
  • penggunaan peralatan modern atau teknologi canggih atau tinggi,
  • kaya sumber tenaga berupa batu bara putih,
  • subsidi dari pemerintah berupa pinjaman berbunga rendah,
  • pemerintah melaksanakan politik dumping.

d. Posisi Jepang ditinjau dari beberapa aspek

1) Aspek ekonomi

Jepang merupakan negara maju. Keberhasilan Jepang sebagai salah satu negara industri kuat di dunia pada dasarnya sangat ditentukan oleh keuletan penduduknya. Jepang bahkan telah menanamkan modalnya dengan membuat anak perusahaan di negaranegara lain di seluruh dunia.

Tidak hanya terbatas di negaranegara yang sedang berkembang, tetapi di negara maju, seperti Eropa dan Amerika Serikat pun telah berdiri anakanak perusahaan Jepang. Jepang merupakan salah satu negara yang terus memberikan bantuannya, terutama yang tergabung dalam Consultative Group on Indonesia (CGI).

2) Aspek politik

Jepang merupakan negara nonkomunis yang berhadapan dengan tiga negara besar, yaitu Cina, Rusia, dan Amerika Serikat. Walupun dalam perang Dunia ke II Jepang mengalami kekalahan dari pihak Sekutu, namun dengan adanya usaha yang keras serta keinginan/kegigihan yang kuat mendorong untuk maju, sehingga menyebabkan negara ini berkembang menjadi luas bahkan menguasai dunia.

Baca : Modal Pengembangan Wilayah Kawasan Afrika bagian selatan

3) Aspek sosial budaya

Di samping kemajuan teknologi yang pesat, tata cara kehidupan sosial masyarakat Jepang tetap mengikuti tradisi nenek moyangnya. Kenyataan ini dapat dilihat dari penggunaan bahasa dan huruf Jepang yang tidak tergeser oleh iklim pergaulan internasional. Angkatan mudanya tidak canggung menggunakan pakaian dan menjalankan upacara-upacara tradisional. Dengan demikian, kebudayaan dan tradisi yang kuat ini akan terbawa terus dan tidak usang oleh kemajuan zaman. Kebudayaan Jepang bahkan dikenal dan ditiru oleh negara-negara lain sebagai mode. Dalam bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan Japan Foundation telah banyak memberi bantuan ke negara kita, misalnya pemberian bea siswa bagi para pelajar dan mahasiswa serta bantuan dana penelitian bagi pihak perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat di Indonesia. [bb]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *