Pengelolaan Lingkungan, Pencemaran Air, Tanah, Udara

Pengelolaan Lingkungan – Pada kesempatan kali ini admin bacatutorial.com akan berbagi tentang Pengelolaan Lingkungan, Peencemaran Air, Pencemaran Tanah dan Pencemaran Udarah yang merupakan materi pelajaran Biologi SMP Kelas 7.

Jika pada ekosistem yang kamu pelajari melibatkan manusia pada lingkungan, manusia berperan sebagai bagian dari komponen biotik dan peran manusia ini besar sekali pengaruhnya terhadap kwalitas lingkungan. Kita sudah sering mendengar kerusakan hutan, pemcemaran sungai, laut, tanah dan udara disebabkan oleh perilaku manusia yang memanfaatkan kekayaan alam dan kurang menyadari akan kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkannya. Karena ulah manusia kualitas lingkungan dapat menurun dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia di masa datang.

Pengelolaan Lingkungan

Pengelolaan Lingkungan

 

Pengaruh pencemaran dan cara mengatasinya, yaitu:

Pencemaran air

Tanda–tanda pencemaran air dapat lihat secara:

  • Fisis, yaitu pada kejernihan air, perubahan suhu, perubahan rasa, dan perubahan warna air.
  • Kimia, yaitu adanya zat kimia yang terlarut dan perubahan pH.
  • Biologi, yaitu, adanya mikroorganisme di dalam air tersebut.

Akibat pencemaran air:

  • Zat yang memperkaya perairan sehingga merangsang pertumbuhan mikroorganisme. Limbah yang terkandung dalam air dapat membusuk sehingga pada air menimbulkan bau yang tidak sedap. Akibatnya kadar oksigen dalam air berkurang sehingga mengganggu makhluk hidup air lainnya. Sampah organik pada air akan mengalami penguraian melepaskan nitrat dan fosfat yang merangsang mikroorganisme seperti ganggang akan tumbuh subur sehingga akan menutupi ekosistem air. Peristiwa ini disebut eutrofikasi.
  • Zat-zat yang bersifat racun akan membunuh organisme yang hidup di air Zat yang bersifat racun contohnya pestisida yang penggunaannya secara berlebihan sisanya dapat sampai lingkungan air. Karena sisa pertisida itu sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Hal ini akan memyebabkan turunnya kandungan oksigen dalam air tersebut Dampak penggunaan pestisida disebut biological magnification yaitu pelipatgandaan bahan pencemar pada organisme dari organisme tingkat rendah ke organisme tingkat tinggi dengan kadar polutannya juga semakin tinggi.

Bagaimanakah upaya yang ditempuh agar mengatasi pencemaran air?

Upaya mengatasi pencemaran air dilakukan sebagai berikut:

  • Pengelola industri wajib membuat unit pengelolaan limbah (UPL).
  • Menggunakan pupuk buatan dan pestida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  • Di rumah tangga wajib menyediakan unit pengelolaan sederhana.

Pencemaran udara

Yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara antara lain: asap kendaraan, asap cerobong pabrik, dan instalasi nuklir atau percobaan nuklir.

Akibat pencemaran udara:

  • Meningkatnya suhu bumi karena efek rumah kaca yaitu meningkatnya kadar karbondioksida, yang dikenal dengan pemanasan global
  • Gangguan pernafasan dan penyakit paru-paru.
  • Terjadinya hujan asam akibat asap yang menggunakan bahan bakar fosil. Hujan asam adalah hujan yang keasaman air melebihi air hujan yang tidak kena polusi. Dampak dari hujan asam ini mengakibatkan tanah menjadi kurang subur, merusak tanaman dan pH air turun.
  • Rusaknya lapisan ozon . Dampaknya tidak akan tersaringnya sinar ultraviolet oleh lapisan ozon sehingga kulit mudah terbakar, timbul kanker kulit, lensa mata mudah terkena katarak, fotosintesis terganggu. Untuk memperlambat terjadinya pemanasan global dengan cara mengurangi pemakaian bahan bakar minyak, penghentian CFC pada almari pendingin.

Bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan agar bisa mengatasi pencemaran udara? Upaya untuk mengatasi pencemaran udara dilakukan sebagai berikut:

  • Pabrik yang mengeluaran asap membuat cerobong asap yng tinggi agar gas pencemarnya keluar ke lingkungan berbaur dengan angin.
  • Lokasi pabrik sebaiknya jauh dari pemukiman.
  • Melakukan reboisasi untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara.

Pencemaran tanah

Penyebab pencemaran tanah karena adanya sampah–sampah yang tidak bisa diuraikan, seperti plastik, kaleng, dan kaca. Akibat pencemaran tanah: kesuburan tanah menurun dan pertumbuhan tanaman terganggu.

Upaya mengatasi pencemaran tanah, antara lain :

  • Melakukan daur ulang sampah yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganime.
  • Memisahkan sampah plastik dengan non plastik. Sampah non plastik ditimbun dijadikan humus.
  • Jangan membuang sampah di sembarang tempat.

Selain pengaruh pencemaran lingkungan, kerusakan hutan juga mempengaruhi kualitas lingkungan hidup. Beberapa penyebab terjadinya kerusakan pada hutan, yaitu:

  • Berladang yang berpindah–pindah.
  • Penebangan kayu secara liar.

Akibat kerusakan hutan :

  • Kondisi kesuburan tanah menurun.
  • Air tanah berkurang.
  • Peningkatan suhu tubuh.
  • Flora dan fauna terancam.

Upaya mengatasi kerusakan pada hutan:

  • Masyarakat harus sadar akan dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan hutan.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara hutan dan tidak melakukan penebangan liar.
  • Melakukan tindakan yang memotivasi warga untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup
  • Menetapkan peraturan-peraturan tentang yang mengatur penebangan hutan.
  • Mengadakan pengawasan, pengendalian, dan pengelolaan hutan.
  • Mengeluarakan undang–undang tentang lingkungan hidup. Misalnya Undang-undang No.4 tahun 1982 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Lingkungan hidup.

Baca : Komponen Ekosistem

Demikianlah pembahasan singkat tentang Pengelolaan Lingkungan dari admin bacatutorial.com, semoga bermanfaat. [bt]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *