Pengertian Belajar

Posted on

Pengertian Belajar – Untuk memperoleh pengertian yang objektif tentang belajar  di sekolah, perluh di rumuskan secara jelas pengertian belajar. Pengertian belajar  sudah banyak di kemukakan oleh para ahli psikologi termasuk ahli psikologi pendidikan.

Menurut pengertian secara psikologi,belajar merupakn  suatu proses perubahan yaitu perubahan tingka laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut  akan nyata dalam seluruh aspek tingkah laku.Pengertian belajar dapat di definisikan sebagai berikut.

‘’Belajar ialah suatu proses usaha yang di lakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya‘’.

Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang banyak sekali baik sifat maupun jenisnya karena itu sudah tentu tidak setiap perubahan dalam diri seseorang merupakan perubahan dalam arti belajar.Demikian pula perubahan tingka laku seseorang yang berada dalam kaadaan mabuk,perubahan yang terjadi dalam aspek-aspek kematangan,pertumbuhan,dan perkembangan tidak termasuk perubahan dalam pengertian belajar.

Pengertian Belajar

Pengertian Belajar

Jika demikian, apakah ciri-ciri perubahan tingkah laku dalam pengertian belajar?

  1. Perubahan terjadi secara sadar

Ini berarti bahwah seseorang yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang-kurangnya  ia merasakn telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya.Misalnya ia menyadari bahwa pengetahuannya bertambah, kecakapannya bertambah,kebiasaannya bertambah.Jadi perubahan tingkah laku yang terjadi karena mabuk atau dalam kaadaan tidak sadar, tidak termasuk dalam pengertian belajar,karena orang yang bersangkutan tidak menyadari akan perubahan itu.

  1. Perubahan dalam belajar bersifat kontinu dan fungsional

Sebagai hasil belajar, perubahan yang tejadi dalam diri seseorang berlangsung secara berkesinambungan, tidak statis.Satu perubahan- perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi kehidupan ataupun proses belajar berikutnyta.Misalnya jika seorang anak belajar menulis,maka ia akan mengalami perubahan dari tidak dapat menulis menjadi dapat menulis.Perubahan ini berlangsung terus hingga kecakapan menulisnya  lebih baik dan sempurna.Ia dapat menulis indah,dapat menulis dengan pulpen,dapat ,menulis dengan kapur,dan sebagainya.Di samping itu dengan kecakapan menulis lain misalnya,dapat menulis surat,menyalin catatan-catatan,mengerjakan soal-soal dan sebagainya.

  1. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif

Dalam perubahan belajar,perubahan-perubahan itu senantiasa bertambah dan tertuju untuk memperoleh suatu yang lebih baik dari sebelumnya.Dengan demikian makin banyak usaha belajar itu dilakukan,makin banyak dan makin baik perubahan yang di peroleh.Perubahan yang bersifat aktif artinya bahwa perubahan tidak terjadi dengan sendirinya melainkan karena usaha individu sendiri.Misalnya perubahan tingkah laku karena proses kematangan yang terjadi dengan sendirinya karena dorongan dari dalam,tidak termasuk dalam pengertian dalam belajar.

  1. Perubahan dalam belajar bersifat sementara

Perubahan yang bersifat sementara atau temporer terajadi hanya untuk beberapa saat saja, seperti berkeringat,keluar air mata,dan sebagainya.Tidak dapat di golongkan dalam arti belajar.Perubahan yang tejadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen.Ini berarti bahwa tingkah laku yang terjadi  setelah belajar akan bersifat menetap.Misalnya kecakapan seorang anak dalam memainkan piano setelah belajar,tidak akan hilang bergitu saja melainkan akan terus di miliki bahkan akan makin berkembang kalau terus di pergunakan atau dilatih.

  1. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah

Ini berarti bahwa perubahan tingkah laku itu terjadi karena ada tujuan yang akan di capai.Perubahan belajar terarah kepada perubahan tingkah laku yang benar-benar di sadari.Misalnya apa yang mungkin dapat dicapai dengan belajar mengetik,atau tingkat kecakapan mana yang akan dicapainya.Dengan demikian perbuatan belajar yang di lakukan senantiasa terarah kepada tingkah laku yang di tetapkannya.

  1. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku

Perubahan yang di peroleh seseorang setelah melalui suatu proses balajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku.Jika seorang belajar sesuatu,sebagai hasilnya ia akan mengalami perubahan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap,keterampilan,pengetahuan, dan sebagainya.

Sebagai contoh seorang anak telah belajar naik sepeda, maka perubahan yang paling tampak ialah dalam keterampilan naik sepeda itu.Akan tetapi ialah telah mengalami perubahan-perubahan lainnya seperti pemahaman tentang cara kerja sepeda,pengetahuan tentang jenis-jenis sepeda,pengetahuan tentang alat-alat sepeda, dan sebagainya. Jadi aspek perubahan yang satu berhubungan erat dengan aspek lainnya. [bt]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *