Zat Kimia Pada Otak Penyebab Seseorang Menjadi Gay

Zat Kimia Pada Otak Penyebab Seseorang Menjadi Gay – Makhluk di muka bumi ini diciptakan secara berpasang-pasangan, ada baik ada jahat, ada hitam ada putih dan seterusnya. Bagitupun kita manusia dicipatan dengan pasangan, kaum Adam memiliki pasangan kaum Hawa yang sudah menjadi ketentuan Tuhan. Akan tetapi muncul fenomena yang tidak lazim, di mana sebenarnya dari zaman dulu sudah ada yaitu kaum Gay. Pada kesempatan ini admin akan membagikan sedikit informasi menarik tentang Zat Kimia Pada Otak Penyebab Seseorang Menjadi Gay.

Zat Kimia Pada Otak Penyebab Seseorang Menjadi Gay

Zat Kimia Pada Otak Penyebab Seseorang Menjadi Gay

Tak ada yang mengetahui pasti pendorong preferensi seksual seseorang. Namun, berdasar ujicoba terbaru ilmuwan China, ditemukan zat otak pendorong orang menjadi gay. Serotonin diketahui mampu mempengaruhi perilaku seksual pada tikus dan manusia. Senyawa ini biasanya juga mengurangi aktivitas seksual seseorang.

Ujicoba ahli saraf Yi Rao dari Peking University dan National Institute of Biological Science di Beijing menunjukkan, serotonin ternyata juga mempengaruhi keputusan pria untuk ‘menggoda’ wanita atau pria.

Rao dan tim melakukan uji melalui pengurangan neuron penghasil serotonin atau protein penting penghasil serotonin dalam otak. Tak seperti tikus jantan lain, tikus yang kekurangan serotonin tak memiliki hasrat seksual terhadap tikus betina.

Sebaliknya, tikus itu malah tertarik pada tikus jantan serta lebih sering menyanyikan lagu cinta ultrasonik. Biasanya, tikus jantan menyanyikan lagu ini untuk menggoda tikus betina agar bisa melakukan seks.

Ketika tim menyuntik zat netralisir pada tikus yang kekurangan serotonin, tikus kembali berhasrat pada tikus betina. Meski begitu, kadar serotonin berlebih justru mengurangi aktivitas seksual tikus, baik pada jantan maupun betina.

Artinya, serotonin dalam otak harus dijaga dalam kadar tertentu guna memastikan seseorang tetap berlaku layaknya heteroseksual.

Menyikapi temuan ini, ilmuwan Florida State University Elaine Hull mengklaim, studi ini bisa mempengaruhi perilaku homoseksual atau biseksual manusia.

Sebelum menyimpulkan serotonin sebagai faktor perilaku homoseksual, Hull memperingatkan, ilmuwan butuh lebih banyak informasi letak persisnya area otak terkait potensi pengembangan serotonin tersebut.

Demikianlah penjelasan singkat dari admin tentang Zat Kimia Pada Otak Penyebab Seorang Menjadi Gay, semoga bermanfaa dan bisa menjadi tambahan wawasan dalam bidang kesehatan. Amin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *